Sunday, 13 December 2015

FORUM 3

TAJUK FORUM :  KECERGASAN EMOSI DAN SOSIAL ADALAH LEBIH PENTING DARIPADA KECERGASAN INTELEK DALAM DUNIA PEKERJAAN .

5 comments:

  1. assalamualaikum, pada pendapat saya kecergasan emosi adalah kemampuan emosi yang meliputi kemampuan untuk mengendalikan diri, memiliki daya tahan ketika menghadapi suatu masalah, mampu mengendalikan impuls, memotivasikan diri, mampu mengaturkan suasana hati, kemampuan berempati dan membina hubungan dengan orang lain. kecergasan emosi sebagai satu kecergasan sosial yang berkaitan dengan kemampuan individu dalam memantau baik emosi dirinya mahupun emosi orang lain.

    ReplyDelete
  2. WAALAIKUMUSSALAM,

    sememangnya , Peranan emosi dan juga sosial adalah penting , Hal ini kerana dalam dunia kerja yang semakin kompetitif , kemampuan seseorang menangani beban kerja , stres , interaksi sosial , pengendalian diri , menjadi kunci penting dalam keberhasilan . Seseorang yang berjaya dalam pekerjaanya biasanya adalah seseorang yang mampu mengelola dirinya sendiri dan secara sosial memiliki kemampuan dalam berinteraksi secara positif dan saling membangun satu sama lain . Jika dilihat dunia kerja maka bisa menyaksikan bahawa seseorang tidak cukup hanya pintar di bidangnya . Dunia pekerjaan penuh dengan berinteraksi di mana orang harus cekap dalam menangani diri sendiri mahupun orang lain . Orang yang cergas secara intelektual dibidangnya akan mampu bekerja dengan baik .

    ReplyDelete
  3. Dalam dunia kerja, peranan IQ atau Intelligence Quotient juga penting. IQ adalah ukuran kecerdasan intelektual seseorang yang dinilai berdasarkan kemampuan kognitif, penalaran, dan logika. Tapi memiliki tingkat inteligensia yang tinggi ternyata tidak serta-merta menjamin seseorang jadi orang yang sukses. Banyak pakar menganalisa bahwa IQ yang tinggi tidak berbanding linier dengan kesuksesan. Hal ini menunjukkan bahwa banyak orang berpendidikan tinggi tetapi belum tentu punya tingkat kecerdasan emosi yang baik (belum cerdas emosinya).

    IQ tetap perlu didukung kecerdasan emosional (Emotional Intelligence/EI atau sebelumnya disebut Emotional Quotient/EQ). Kini, kecerdasan emosional menjadi salah satu hal penting dalam dunia bisnis.

    Kita sudah mengetahui bahwa orang-orang paling sukses bukanlah yang paling cerdas atau yang paling tercukupi hidupnya. Anda mungkin kenal seseorang yang cerdas tapi ternyata kurang sukses dalam pekerjaan atau hubungan pribadinya. Nah, di sinilah kecerdasan emosional berperan penting dalam kehidupan. IQ membantu untuk menyerap ilmu yang diperlukan dalam pekerjaan, tetapi kecerdasan emosional membantu kita untuk mengelola stres dan emosi serta menyelesaikan masalah dalam pekerjaan.

    Ada banyak orang di belahan dunia ini yang sangat hebat di bidang akademis tetapi mereka tidak mampu dengan baik berhubungan dengan orang lain (bergaul). Kecerdasan akademik tidak cukup untuk menjadikan seseorang itu sukses dalam menjalani kehidupannya, akan tetapi kecerdasan akademik (IQ) dapat membantu seseorang mendapatkan pekerjaan dan mencari nafkah lebih mudah dan tidak menunjukkan kepadanya bagaimana untuk hidup yang lebih baik.

    ReplyDelete
  4. Kecerdasan emosi adalah kemampuan seseorang untuk menerima, menilai, mengelola, serta mengawal emosi dirinya dan orang lain di sekitarnya. Dalam hal ini, emosi mengacu pada perasaan terhadap informasi akan sesebuah ikatan perhubungan. Sedangkan, kecerdasan mengacu pada sesuatu untuk memberikan alasan yang logik akan suatu hubungan. Kecerdasan emosi belakangan ini dinilai lebih penting daripada kecerdasan intelek. Sebuah penelitian mengungkapkan bahawa kecerdasan emosi dua kali lebih penting daripada kecerdasan intelek dalam memberikan penumpuan dan menentukan kejayaan seseorang khususnya dalam dunia perkerjaan.

    Sebagaimana profesion perguruan yang menitik beratkan terhadap suatu tanggungjawab yang perlu digalas dalam pengajaran & pembelajaran (P&P) yang kadang-kalanya sikap pelajar-pelajarnya menguji kesabarannya yang melibatkan emosi guru itu sendiri. Menurut Howard Gardner (1983) terdapat lima pokok utama dari kecerdasan emosi seseorang, yakni mampu mengendali dan mengelola emosi diri sendiri, memiliki kepekaan terhadap emosi orang lain, mampu merespon dan bersosialisasi dengan orang lain secara emosional, serta dapat menggunakan emosi sebagai alat untuk memotivasi diri. Menurut Aristoteles pula, dalam The Nichomacea Ethics adalah bukan emosi yang menjadi masalah, tetapi lebih kepada kita mengekspresikan dan mengendalikan semua jenis emosi dan menguasainya dengan kecerdasan, bahkan nafsu jika dilatih dengan baik akan menghasilkan kebijaksanaan.

    ReplyDelete
  5. Assalamualaikum kepada saudari Bella. Kecerdasan emosi dan sosial lebih penting dan menjadi peramal yang lebih baik terhadap kejayaan kerjaya seseorang berbanding intelek.Penemuan ini tidak bermakna intelek tidak penting tetapi ia menunjukkan selain kecerdasan intelek, kecerdasan emosi lebih merupakan pelengkap kepada keberkesanan indvidu di tempat kerja. Kecerdasan emosi dan sosial merupakan satu konsep yang kian berkembang bukan setakat dalam bidang psikologi dan pendidikan tetapi juga dalam pengurusan organisasi. Penemuan terkini menunjukkan emosi dan sosial mempunyai kaitan dengan kejayaan dan pencapaian seseorang dalam kerjayanya. Konsep ini menjadi popular setelah Goleman (1995) mengutarakan konsep tersebut dalam sebuah buku yang begitu laris jualannya di New York iaitu Emotional Intelligence. Menurut Goleman, terdapat suatu jenis kecerdasan lain yang penting.selain daripada darjah kecerdasan intelek atau intelektual quotients ialah kecerdasan emosi dan sosial.

    ReplyDelete